Path: Top > D3_Final_Project > D3_Gizi > 2006

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN , PENDAPATAN PERKAPITA DAN JUMLAH ANGGOTA KELUARGA DENGAN STATUS GIZI BALITA PADA PETANI PEMILIK DI DESA SUKOREJO KECAMATAN TUNJUNGAN KABUPATEN BLORA

Undergraduate Theses from JTPTUNIMUS / 2010-06-14 13:30:55
Oleh : KURNIA DEWI NIM, 50.02.01192, Universitas Muhammadiyah Semarang
Dibuat : 2010-01-05, dengan 3 file

Keyword : satus gizi balita
Url : http://digilib.unimus.ac.id

Latar Belakang br /br /
Kurang gizi pada umumnya diderita oleh kelompok yang rawan kesehatan dan gizi seperti bayi, anak dan ibu balita. Khususnya Kekurangan Energi dan Protein (KEP) lebih banyak diderita oleh bayi dan balita. Salah satu penyebab utama terjadinya gizi kurang atau gizi buruk adalah kemiskinan dan kebodohan, maka keadaan ini mendapat perhatian utama dalam konteks pembangunan suatu bangsa yang pada dasarnya bertujuan untuk mencapai tingkat kesejahteraan penduduk yang lebih lanjut ditafsirkan sebagai kekurangan keberhasilan pembangunan. Kekurangan gizi dapat berakibat meningkatnya angka kesakitan dan menurunnya produktifitas kerja manusia, menurunnya tingkat kecerdasan anak, menurunnya daya tahan manusia untuk bekerja. br /br /
Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pendidikan ibu , pendapatan perkapita dan jumlah anggota keluarga dengan status gizi balita pada petani pemilik di desa Sukorejo Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora. Populasi dalam penelitian ini adalah keluarga petani yang memilik balita bertempat tinggal didesa Sukorejo Kecamatan Tunjungan Kabupaten Blora. Jumlah populasi 41 orang dari populasi yang diteliti dan sebagai respondennya adalah ibu balita. Penelitian ini dimulai dari bulan April 2004 sampai bulan Juli 2005, pengumpulan data dilakukan pada bulan Januari 2005. Jenis data yang dikumpulkan adalah data primer dan data sekunder. Menggunakan analisis data deskriptif dan analisis analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pendidikan ibu sebanyak (36,58 %) SD, (51,20 % ) keluarga termasuk pada kategori non miskin dan hanya 48,80 % keluarga yang miskin, jumlah anggota keluarga sebagian besar 4 dan 5 orang masing –masing sebanyak 41,5 % , sebagian besar balita 85,4 % berstatus gizi baik, 14,6 % berstatus gizi kurang.Hasil analisis hubungan dengan menggunakan korelasi Rank Spearman untuk pendidikan ibu dengan status gizi balita didapatkan nilai p-value sebesar 0,099 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dengan status gizi balita. Dan untuk analis hubungan pendapatan perkapita dengan status balita dengan uji korelasi Pearson diperoleh nilai p –value sebesar 0,088 yang berarti tidak ada hubungan yang signifikan antara pendapatan perkapita dengan status gizi balita, Sedangkan untuk analisis hubungan jumlah anggota keluarga dengan status gizi balita digunakan korelasi Rank Spearman diperoleh nilai p – value sebesar -0,350 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara jumlah anggota keluarga dengan status gizi balita. br /br /
Harapan dari penelitian ini adalah meningkatkan kesadaran bagi ibu balita untuk menambah ketrampilan yang akan menambah pendapatan keluarga guna lebih meningkatkan status gizi balita br /

Copyrights : Copyright Â(c) 2001 by UNIMUS Digital Library
Universitas Muhammadiyah Semarang. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJTPTUNIMUS
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Semarang
Nama KontakDevi Pangastuti
AlamatJl.Kedung Mundu 18
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
Negaraindonesia
Telepon+62-24-76740296
Fax024-76740291
E-mail Administratortik@unimus.ac.id
E-mail CKOinfopus@unimus.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Mifbakhuddin , SKM br /br /
    Joko Teguh Isworo , SKM, Editor: perpustakaan unimus

Download...