Print ...

Kontributor...

  • Dewi Puspitaningrum, S.SiT, M.Kes

    Lia Mulyanti, S.SiT, Editor: perpustakaan unimus

Download...

Path: Top > D3_Final_Project > D3_Kebidanan > 2016

GAMBARAN KONSEP DIRI REMAJA TENTANG PERILAKU PENCEGAHAN SEKS BEBAS DI SMP N “X” SEMARANG

Undergraduate Theses from JTPTUNIMUS / 2016-11-02 04:12:33
Oleh : QAULAN NOR SUCI BAROKAH G0E013017, HACKED BY -DENJAKA- (Qaulan.suci05@gmail.com)
Dibuat : 2016-11-02, dengan 4 file

Keyword : Remaja, Konsep diri, Perilaku Pencegahan Seks Bebas
Url : http://digilib.unimus.ac.id

Latar Belakang: Mini survei tahun 2015 dilakukan terhadap 2843 responden remaja SMA di kota Semarang, hampir 50% remaja sudah melakukan perilaku seksual. Sekitar 39.6% remaja SMA mempunyai status pacaran dan sekitar 73.3% remaja masih SMP mempunyai status pacaran. Survei PKBI Jawa Tengah, bahwa 63% remaja di beberapa kota besar telah melakukan seks pranikah. Data KTD (kehamilan tidak diinginkan) dari PILAR PKBI Jawa Tengah juga setiap tahun mengalami peningkatan, pada tahun 2014 sebanyak 67 remaja yang datang konseling meningkat dari tahun 2013 sebanyak 63 remaja yang datang konseling.

Tujuan: Mengetahui gambaran konsep diri remaja tentang perilaku pencegahan seks bebas di SMP.

Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Jumlah populasi sebanyak 287 siswa kelas VII SMP dengan sampel 167 siswa kelas VII SMP N 2 Semarang dengan menggunakan kuesioner. Teknik sampling yang di gunakan berupa proportionate stratified random sampling.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan konsep diri positif 52,7% dan konsep diri negatif 47,3%. Sedangkan untuk perilaku pencegahan seks bebas baik 53,9% dan perilaku pencegahan seks bebas kurang baik 46,1%.

Kesimpulan: Di temukan konsep diri lebih tinggi pada konsep diri positif, dimana konsep diri positif dapat disamakan dengan evaluasi diri yang positif, penghargaan diri yang positif dan penerimaan diri yang positif . Sedangkan untuk perilaku pencegahan seks bebas lebih banyak perilaku pencegahan seks bebas baik yaitu peranan agama, pembatasan diri, peranan orangtua dan pengetahuan seksual yang baik.

Deskripsi Alternatif :

Background: In 2015, mini survey was conducted towards 2843 high school teenagers in Semarang, almost 50% of them has conducted sexual intercourse. Approximately, 29,6% of High School students are going on a date, and 73,3% of Junior High students are going on a date. Based on unintended pregnancy data from PILAR PKBI Central Java, the number of teenagers is attending the counselling is increased, 63 teenagers in 2013 and 67 in 2014.

Purpose: To determine the design of teenager self-concept towards free sex prevention behaviour in junior high school.

Methods: This study is a descriptive research with cross sectional approach. The number of population is 287 of VII grade students with the samples are 167 of VII grade students of SMP N 2 Semarang by using questionnaires. The sampling technique used is in the form of proportionate stratified random sampling.

Results: The result shows that those who have positive self-concept is 52,7% and negative self-concept is 46,1%.

Conclusions: It is found that a higher self-concept is found positive self –concept. A positive self-concept is equal to positive self-evaluation, positive self-appreciation, self-acceptance. While the dominant free sex prevention behaviour is good free sex prevention behaviour such as; religion role, self-restriction, role parents, and good sexual knowledge

Copyrights : Copyright � 2001 by UNIMUS Digital Library
Universitas Muhammadiyah Semarang. Verbatim copying and distribution of this entire article is permitted by author in any medium, provided this notice is preserved.

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJTPTUNIMUS
OrganisasiHACKED BY -DENJAKA-
Nama KontakDevi Pangastuti
AlamatJl.Kedung Mundu 18
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
Negaraindonesia
Telepon+62-24-76740296
Fax024-76740291
E-mail Administratortik@unimus.ac.id
E-mail CKOinfopus@unimus.ac.id