Path: Top > D3_Final_Project > D3_Gizi > 2005

Hubungan Sikap Ibu Terhadap Iklan Makanan Jajanan di Televisi dengan Pemilihan Makanan Jajanan Untuk Anak Balita Di Desa Karangtengah Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap

Undergraduate Theses from JTPTUNIMUS / 2012-08-02 10:49:17
By : Kuat Supriadi, G02.2004.00039 , Universitas Muhammadiyah Semarang
Created : 2006-03-29, with 5 files

Keyword : Makanan Jajanan, Gizi Balita
Url : http://digilib.unimus.ac.id

Kemajuan teknologi dapat mendukung suatu perubahan sistim nilai dalam masyarakat, misalnya perubahan dalam bidang pangan dan makanan. Kemajuan teknologi komunikasi dan pangan mendukung tersedianya makanan jajan dalam jumlah dan jenis yang cukup, yang mendorong seseorang melakukan pertimbangan dalam pemilihan makanan jajan. Salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang dalam pemilihan makanan adalah sikap individu terhadap makanan. Dengan didukung oleh ketersediaan makanan jajan yang cukup baik dalam jumlah maupun jenis dan penayangan iklan yang sering dilihat dan didengar dapat menimbulkan sikap tersendiri bagi seseorang yang pada akhirnya diwujudkan dalam tindakan memilih dan membeli.br /
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap ibu terhadap iklan makanan jajanan di televisi dengan pemilihan makanan jajan untuk anak balita.br /
Dari hasil penelitian didapat bahwa ibu-ibu memilih makanan jajanan seperti roti (66,7%), chiki dan sejenisnya (56,7%), agar-agar (40%), permen (43,3%), wafer (23,3%), kacang goring (23,3%) dan es krim (13,3 %) untuk balitanya seperti yang diiklankan ditelevisi. Makanan jajan yang diiklankan dan dikonsumsi balita tersebut pada umumnya makanan jajan dalam kemasan. Ibu-ibu memiliki sikap baik terhadap warna, bentuk, kemasan makanan jajan, harga tersebut juga masih terjangkau, akan tetapi para ibu kurang memperhatikan asal produksi makanan jajan tersebut. Dari hasil uji statistik ternyata warna, bentuk, harga serta kemasan makanan jajanan mempengaruhi ibu-ibu dalam pertimbangan pemilihan makanan jajan, sedangkan asal produksi makanan jajan tidak berpengaruh.br /
Oleh karena itu sebaiknya ibu-ibu dalam memilih makanan jajan memperhatikan warna, bentuk, kemasan dan keamanan makanan jajan serta dengan memperhatikan tanggal kadaluarsa, nilai gizi, bahan yang digunakan , asal produksi. Demikian juga produsen sebaiknya mencantumlakn label tersebut dan dapat menampilkan warna, bentuk, kemasan makanan jajan yang menarik dan harganya relatif murah. Karena pada balita makakan jajan merupakan salah satu bagian dari makanan keseharian maka perlu adanya penyuluhan tenteng makanan jajan pada ibu-ibu serta perlu penelitian lebih lanjut mengenai sumbangan zat gizi dari makanan jajan pada balita.

Description Alternative :

Kemajuan teknologi dapat mendukung suatu perubahan sistim nilai dalam masyarakat, misalnya perubahan dalam bidang pangan dan makanan. Kemajuan teknologi komunikasi dan pangan mendukung tersedianya makanan jajan dalam jumlah dan jenis yang cukup, yang mendorong seseorang melakukan pertimbangan dalam pemilihan makanan jajan. Salah satu faktor yang mempengaruhi seseorang dalam pemilihan makanan adalah sikap individu terhadap makanan. Dengan didukung oleh ketersediaan makanan jajan yang cukup baik dalam jumlah maupun jenis dan penayangan iklan yang sering dilihat dan didengar dapat menimbulkan sikap tersendiri bagi seseorang yang pada akhirnya diwujudkan dalam tindakan memilih dan membeli.br /
Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan sikap ibu terhadap iklan makanan jajanan di televisi dengan pemilihan makanan jajan untuk anak balita.br /
Dari hasil penelitian didapat bahwa ibu-ibu memilih makanan jajanan seperti roti (66,7%), chiki dan sejenisnya (56,7%), agar-agar (40%), permen (43,3%), wafer (23,3%), kacang goring (23,3%) dan es krim (13,3 %) untuk balitanya seperti yang diiklankan ditelevisi. Makanan jajan yang diiklankan dan dikonsumsi balita tersebut pada umumnya makanan jajan dalam kemasan. Ibu-ibu memiliki sikap baik terhadap warna, bentuk, kemasan makanan jajan, harga tersebut juga masih terjangkau, akan tetapi para ibu kurang memperhatikan asal produksi makanan jajan tersebut. Dari hasil uji statistik ternyata warna, bentuk, harga serta kemasan makanan jajanan mempengaruhi ibu-ibu dalam pertimbangan pemilihan makanan jajan, sedangkan asal produksi makanan jajan tidak berpengaruh.br /
Oleh karena itu sebaiknya ibu-ibu dalam memilih makanan jajan memperhatikan warna, bentuk, kemasan dan keamanan makanan jajan serta dengan memperhatikan tanggal kadaluarsa, nilai gizi, bahan yang digunakan , asal produksi. Demikian juga produsen sebaiknya mencantumlakn label tersebut dan dapat menampilkan warna, bentuk, kemasan makanan jajan yang menarik dan harganya relatif murah. Karena pada balita makakan jajan merupakan salah satu bagian dari makanan keseharian maka perlu adanya penyuluhan tenteng makanan jajan pada ibu-ibu serta perlu penelitian lebih lanjut mengenai sumbangan zat gizi dari makanan jajan pada balita.

Give Comment ?#(1) | Bookmark

PropertyValue
Publisher IDJTPTUNIMUS
OrganizationUniversitas Muhammadiyah Semarang
Contact NameDevi Pangastuti
AddressJl.Kedung Mundu 18
CitySemarang
RegionJawa Tengah
Countryindonesia
Phone+62-24-76740296
Fax024-76740291
Administrator E-mailtik@unimus.ac.id
CKO E-mailinfopus@unimus.ac.id

Print ...

Contributor...

  • Tri Cahyono, SKM. M.Kesbr /
    Ir. Nurrahman, MSi, Editor:

Downnload...