Path: Top > D3_Final_Project > D3_Keperawatan > 2007

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN NY. A DENGAN br / DIABETES MELLITUS TIPE II br / DI IRNA C3 RUMAH SAKIT Dr. KARIADI SEMARANGbr /br /

Undergraduate Theses from JTPTUNIMUS / 2010-06-11 11:17:27
Oleh : ANISA RUFAIDA G01.2004.01690, Universitas Muhammadiyah Semarang
Dibuat : 2007-12-24, dengan 1 file

Keyword : ASUHAN KEPERAWATAN,DIABETES MELLITUS TIPE II br /br /
Url : http://

Penyakit kencing manis merupakan sejenis penyakit yang dapat dicirikan dengan keadaan hyperglikemia (ketinggian kandungan glukosa dalam darah), terutamanya selepas pengambilan makanan, pada pengidapnya hiperglikemia dapat mempengaruhi hampir semua organ dan sistem tubuh. Dan jika tidak segera ditangani atau tidak mendapat perawatan secara khusus dapat menyebabkan komplikasi darah kecil (mikrovaskuler) seperti pada mata (retinopati diabetik), ginjal (nefropati ; diabetik) juga pada saraf-saraf perifer (neuropati diabetik) dan dapat mengenai pembuluh darah besar (makrovaskuler) seperti pada jantung (http:/www.goolec.om/kencingmanis/index.html).br /
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang menyerang kurang lebih 12 juta orang. Tujuh juta dari 12 juta penderita diabetes tersebut sudah terdiagnosis, sisanya tidak terdiagnosis. Di Amerika Serikat, kurang lebih 650.000 kasus diabetes baru didiagnosis setiap tahunnya (Helathy People, 1990). br /
Diabetes Mellitus terutama preavalen diantara kaum lanjut usia. Diantara individu berusaia lebih dari 65 tahun 8,6% menderita diabetes tipe II. Angka ini mencakup 15%, populasi pada panti lansia. Di Amerika Serikat, diabetes merupakan penyebab utama kebutaan yang baru diantara penduduk berusia 74 tahun dan juga menjadi penyebab utama amputasi di luar trauma kecelakaan. Akibat penyakit dan hal ini sebagian besar disebabkan oleh angka penyakit arteri koroner yang tinggi pada para penderita diabetes (Brunner dan Suddart). br /

Deskripsi Alternatif :

Penyakit kencing manis merupakan sejenis penyakit yang dapat dicirikan dengan keadaan hyperglikemia (ketinggian kandungan glukosa dalam darah), terutamanya selepas pengambilan makanan, pada pengidapnya hiperglikemia dapat mempengaruhi hampir semua organ dan sistem tubuh. Dan jika tidak segera ditangani atau tidak mendapat perawatan secara khusus dapat menyebabkan komplikasi darah kecil (mikrovaskuler) seperti pada mata (retinopati diabetik), ginjal (nefropati ; diabetik) juga pada saraf-saraf perifer (neuropati diabetik) dan dapat mengenai pembuluh darah besar (makrovaskuler) seperti pada jantung (http:/www.goolec.om/kencingmanis/index.html).br /
Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis yang menyerang kurang lebih 12 juta orang. Tujuh juta dari 12 juta penderita diabetes tersebut sudah terdiagnosis, sisanya tidak terdiagnosis. Di Amerika Serikat, kurang lebih 650.000 kasus diabetes baru didiagnosis setiap tahunnya (Helathy People, 1990). br /
Diabetes Mellitus terutama preavalen diantara kaum lanjut usia. Diantara individu berusaia lebih dari 65 tahun 8,6% menderita diabetes tipe II. Angka ini mencakup 15%, populasi pada panti lansia. Di Amerika Serikat, diabetes merupakan penyebab utama kebutaan yang baru diantara penduduk berusia 74 tahun dan juga menjadi penyebab utama amputasi di luar trauma kecelakaan. Akibat penyakit dan hal ini sebagian besar disebabkan oleh angka penyakit arteri koroner yang tinggi pada para penderita diabetes (Brunner dan Suddart). br /

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJTPTUNIMUS
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Semarang
Nama KontakDevi Pangastuti
AlamatJl.Kedung Mundu 18
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
Negaraindonesia
Telepon+62-24-76740296
Fax024-76740291
E-mail Administratortik@unimus.ac.id
E-mail CKOinfopus@unimus.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Editor:

Download...