Print ...

Kontributor...

  • Sarah Ulliya, S.Kp, M.Kes br /br /
    Ns.Ernawati, S.Kep, Editor:

Download...

Path: Top > S1_Final_Project > S1_Keperawatan > 2007

HUBUNGAN PRAKTEK PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL DENGAN KEJADIAN PENYAKITMENULAR SEKSUAL PADA WANITA PEKERJA SEKSUAL KOMERSIAL DI LOKALISASI ARGOREJO SEMARANG

Undergraduate Theses from JTPTUNIMUS / 2010-06-18 13:31:22
Oleh : SETYA WULANDARI, G2A003072, Universitas Muhammadiyah Semarang
Dibuat : 2007-12-27, dengan 4 file

Keyword : Penyakit Menular Seksual,Pekerja Seksual Komersial
Url : http://digilib.unimus.ac.id

ABSTRAK br /br /
Latar belakang: Penyakit Menular Seksual adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual.Penyakit Menular Seksual menyebabkan infeksi saluran reproduksi yang harus dianggap serius bila tidak diobati secara tepat,infeksi dapat menjalar dan menyebabkan penderitaan,kemandulan dan kematian.Hasil skrining yang dilakukan di lokalisasi Argorejo Semarang pada wanita pekerja seksual komersial pada tahun 2006 yang mederita penyakit menular seksual sebanyak 76,46% dari 537 orang,Pencegahan terhadap penyakit menular seksual,meliputi:pencegahan primer ,sekunder dan tersier. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui hubungan praktek pencegahan penyakit menular seksual dengan kejadian penyakit menular seksual pada wanita pekerja seksual komersial di lokalisasi Argorejo Semarang. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian explanatory, menggunakan metode survey,populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita pekerja seksual komersial yang ada di lokalisasi Argorejo Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang dengan menggunakan tehnik proporsional sampling.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual dan Variabel terikat adalah kejadian Penyakit Menular Seksual.Uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikasi 0,05. Hasil Penelitian:Dari hasil pelitian dapat diketahui bahwa praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual dari 84 respoden sebanyak 33 orang (39,3%) meliputi peyakit Kutil kelamin,Gonore,Sifilis.Hubugan antara praktek pencegahn Penyakit Menular Seksual dengan kejadian Penyakit Menular Seksual yang nilai p value 0,045(0,05). Simpulan:Dengan praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual yang sebagian besar kurang di dapatkan kejadian Penyakit Menular Seksual sebanyak 33 orang.Berarti ada hubungan antara praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual dengan kejadian Penyakit Menular Seksual. Saran:Diharapkan bagi pengelola maupun pekerja seksual yang ada didalamnya mau dan mampu menerapkan praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual baik secara primer,skunder, tersier untuk perilaku wanita pekerja seksual perlu ditingkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan kondom. br /

Deskripsi Alternatif :

ABSTRAK br /br /
Latar belakang: Penyakit Menular Seksual adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual.Penyakit Menular Seksual menyebabkan infeksi saluran reproduksi yang harus dianggap serius bila tidak diobati secara tepat,infeksi dapat menjalar dan menyebabkan penderitaan,kemandulan dan kematian.Hasil skrining yang dilakukan di lokalisasi Argorejo Semarang pada wanita pekerja seksual komersial pada tahun 2006 yang mederita penyakit menular seksual sebanyak 76,46% dari 537 orang,Pencegahan terhadap penyakit menular seksual,meliputi:pencegahan primer ,sekunder dan tersier. Tujuan penelitian:Untuk mengetahui hubungan praktek pencegahan penyakit menular seksual dengan kejadian penyakit menular seksual pada wanita pekerja seksual komersial di lokalisasi Argorejo Semarang. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian explanatory, menggunakan metode survey,populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita pekerja seksual komersial yang ada di lokalisasi Argorejo Semarang dengan jumlah sampel sebanyak 84 orang dengan menggunakan tehnik proporsional sampling.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual dan Variabel terikat adalah kejadian Penyakit Menular Seksual.Uji statistik menggunakan uji Chi Square dengan nilai signifikasi 0,05. Hasil Penelitian:Dari hasil pelitian dapat diketahui bahwa praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual dari 84 respoden sebanyak 33 orang (39,3%) meliputi peyakit Kutil kelamin,Gonore,Sifilis.Hubugan antara praktek pencegahn Penyakit Menular Seksual dengan kejadian Penyakit Menular Seksual yang nilai p value 0,045(0,05). Simpulan:Dengan praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual yang sebagian besar kurang di dapatkan kejadian Penyakit Menular Seksual sebanyak 33 orang.Berarti ada hubungan antara praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual dengan kejadian Penyakit Menular Seksual. Saran:Diharapkan bagi pengelola maupun pekerja seksual yang ada didalamnya mau dan mampu menerapkan praktek pencegahan Penyakit Menular Seksual baik secara primer,skunder, tersier untuk perilaku wanita pekerja seksual perlu ditingkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan kondom. br /

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJTPTUNIMUS
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Semarang
Nama KontakDevi Pangastuti
AlamatJl.Kedung Mundu 18
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
Negaraindonesia
Telepon+62-24-76740296
Fax024-76740291
E-mail Administratortik@unimus.ac.id
E-mail CKOinfopus@unimus.ac.id