Path: Top > D3_Final_Project > D3_Gizi > 2006

HUBUNGAN TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN DENGAN STATUS GIZI ANAK DI PONDOK PESANTREN ROUDOTUL MUTTAQIN KELURAHAN POLAMAN

Undergraduate Theses from JTPTUNIMUS / 2010-06-14 13:29:21
Oleh : KARTINI SILITONGA, G.02.204.00041, Universitas Muhammadiyah Semarang
Dibuat : 2008-02-06, dengan 3 file

Keyword : TINGKAT KONSUMSI ENERGI, PROTEIN, STATUS GIZI ANAK
Url : http://digilib.unimus.ac.id

Latar Belakang br /br /
Masalah Gizi memiliki dimensi yang luas, tidak hanya merupakan masalah kesehatan tetapi juga meliputi masalah sosial, ekonomi, budaya, pola asuh, pendidikan dan lingkungan. Faktor pencetus munculnya masalah gizi dapat berbeda antara wilayah ataupun antara kelompok masyarakat (Widya Karya Nasional, 2000). Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi energi protein dengan status gizi anak di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin Kelurahan Polaman. Pelaksanaan penelitian in dimulai dari pembuatan proposal sampai penyelesaian Karya Tulis Ilmiah yaitu bulan Juli 2005 sampai dengan bulan Juli 2006. Jenis penelian ini adalah penelitian deskriptif analitik bidang gizi masyarakat.Populasi penelitian adalah anak di Pondok Roudhotul Muttaqin Kelurahan Polaman sebanyak 58 anak, sampel diambil dari seluruh populasi anak Pondok Pesantren. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan pengukuran antropometri berat badan menurut tinggi badan. Pengolahan data dilakukan melalui tahap editing, coding, tabulating, selanjutnya dianalisa dengan uji korelasi r-Pearson menggunakan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari jumlah jumlah sampel 58 anak, tingkat konsumsi energi anak di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin menunjukkan bahwa dari sampel 58 anak, terdapat 23 anak (39,7%) termasuk kategori normal. Tingkat konsumsi protein anak di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin menunjukkan bahwa dari 58 anak terdapat 22 (37,9%) termasuk kategori defisit ringan. Dan dari 58 anak, 3 anak (2%) mempunyai status gizi kurus. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan yaitu uji r-Pearson diperoleh hasil ada hubungan tingkat konsumsi energi dengan status gizi P = 0,00 diperoleh P 0,05 dan ada hubungan tingkat konsumsi protein dengan status gizi P = 0,02 diperoleh P = 0,05. Bagi anak yang konsumsi makanan kurang dari kecukupan diharapkan dapat memanfaatkan uang saku untuk mengkonsumsi makanan jajanan sumber protein sebagai makanan tambahan. Kepada pengurus dan pengelola Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin agar sekiranya menyediakan makanan yang sesuai dengan kebutuhan anak pondok pesantren khususnya untuk anak yang tingkat konsumsinya masih kurang dari kecukupan. br /br /

Deskripsi Alternatif :

Latar Belakang br /br /
Masalah Gizi memiliki dimensi yang luas, tidak hanya merupakan masalah kesehatan tetapi juga meliputi masalah sosial, ekonomi, budaya, pola asuh, pendidikan dan lingkungan. Faktor pencetus munculnya masalah gizi dapat berbeda antara wilayah ataupun antara kelompok masyarakat (Widya Karya Nasional, 2000). Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat konsumsi energi protein dengan status gizi anak di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin Kelurahan Polaman. Pelaksanaan penelitian in dimulai dari pembuatan proposal sampai penyelesaian Karya Tulis Ilmiah yaitu bulan Juli 2005 sampai dengan bulan Juli 2006. Jenis penelian ini adalah penelitian deskriptif analitik bidang gizi masyarakat.Populasi penelitian adalah anak di Pondok Roudhotul Muttaqin Kelurahan Polaman sebanyak 58 anak, sampel diambil dari seluruh populasi anak Pondok Pesantren. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan pengukuran antropometri berat badan menurut tinggi badan. Pengolahan data dilakukan melalui tahap editing, coding, tabulating, selanjutnya dianalisa dengan uji korelasi r-Pearson menggunakan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari jumlah jumlah sampel 58 anak, tingkat konsumsi energi anak di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin menunjukkan bahwa dari sampel 58 anak, terdapat 23 anak (39,7%) termasuk kategori normal. Tingkat konsumsi protein anak di Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin menunjukkan bahwa dari 58 anak terdapat 22 (37,9%) termasuk kategori defisit ringan. Dan dari 58 anak, 3 anak (2%) mempunyai status gizi kurus. Berdasarkan uji statistik yang dilakukan yaitu uji r-Pearson diperoleh hasil ada hubungan tingkat konsumsi energi dengan status gizi P = 0,00 diperoleh P 0,05 dan ada hubungan tingkat konsumsi protein dengan status gizi P = 0,02 diperoleh P = 0,05. Bagi anak yang konsumsi makanan kurang dari kecukupan diharapkan dapat memanfaatkan uang saku untuk mengkonsumsi makanan jajanan sumber protein sebagai makanan tambahan. Kepada pengurus dan pengelola Pondok Pesantren Roudhotul Muttaqin agar sekiranya menyediakan makanan yang sesuai dengan kebutuhan anak pondok pesantren khususnya untuk anak yang tingkat konsumsinya masih kurang dari kecukupan. br /br /

Beri Komentar ?#(0) | Bookmark

PropertiNilai Properti
ID PublisherJTPTUNIMUS
OrganisasiUniversitas Muhammadiyah Semarang
Nama KontakDevi Pangastuti
AlamatJl.Kedung Mundu 18
KotaSemarang
DaerahJawa Tengah
Negaraindonesia
Telepon+62-24-76740296
Fax024-76740291
E-mail Administratortik@unimus.ac.id
E-mail CKOinfopus@unimus.ac.id

Print ...

Kontributor...

  • Ir. Purwanti Susantini, M.Kes br /br /
    Dra. Eny Winaryati br /, Editor:

Download...